Posts

12 Tahun #3G Family

Image
Hari ini 12 Juli 2021 bertepatan dengan hari Koperasi Indonesia, genap sudah 12 tahun aku menjalani kehidupan ini bersama istri tercintaku Dhian Tresno Murti. Susah senang dan pahit getirnya kehidupan telah kita lewati bersama, mesti kadang ada tangis, duka, tawa tapi itu memang sebagai bunganya kehidupan. Kebahagiaan ini tambah lengkap dengan hadirnya tiga buah hatiku Galuh Kayla Mahya Arimbi, Gibran Rakabumi Saktia Abimanyu dan Ganesh Sena Birawa. Anak-anak yang akan menjadi kebanggaan orang tua, Anak-anak yang akan slalu memberikan kebahagiaan dalam keluarga ini. Aku berharap semoga dihari jadi pernikahan ini Allah menjadikan kita keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah, diberi rejeki yang berlimpah, dapat langgeng sampai kakek nenek seperti "mimi lan mintuna. Mimi dan mintuna adalah binatang laut / ikan yang hidup berdampingan dan saling setia satu dengan lainnya. Mimi lan mintuna biasanya dipakai orang jawa untuk mendoakan sang pengantin baru agar dalam pernikahannya dapat

GANESH SENA BIRAWA

Image
Hari Selasa 14 Juli 2020, jam 17.57 WIB, berat 3.3 kg, panjang 50 cm, telah lahir putra ke-3 kami ke dunia ini untuk menjadi pelengkap teman hidup kami. Doa Ayah dan Bunda teruntai untukmu, semoga engkau menjadi anak yang sholeh, pandai, patuh, taat dan berbakti kepada kedua orang tua, berguna bagi saudara, tetangga, teman, masyarakat, nusa bangsa dan agama. Semoga dengan hadirmu akan membawa berkah dan kebahagiaan bagi keluarga ini. Selamat datang malaikat kecilku, selamat datang jagoanku, selamat datang calon tokoh dunia, doa ayah dan bunda selalu terlantun untukmu. Kebahagiaan keluarga ini serasa lengkap dengan hadirmu, kini sudah ada tiga malaikat kecilku, Kakak pertama Galuh Kayla Mahya Arimbi, kakak kedua Gibran Rakabumi Saktia Abimanyu dan sekarang anak bungsuku lahir laki-laki yang kami beri nama Ganesh Sena Birawa. Sebagai tanda cinta, kami berikan sebuah nama untukmu  Ganesh Sena Birawa . Semoga dengan nama itu kamu dapat menjadi kebanggaan bagi keluarga kami. Ganesh Sena Bir

Urip Iku Urup

Image
G&G.Net - Didalam falsafah jawa kita mengenal peribahasa "Urip iku Urup". Urip iku urup  jika kita artikan satu persatu urip mengandung arti hidup sedangkan urup mengandung arti nyala, jadi secara harfiah jika digabungkan istilah tersebut dapat diartikan hidup itu nyala. Peribahasa ini mengandung arti bahwa hidup itu hendaknya bisa memberi manfaat bagi orang lain disekitar kita.  Mungkin saat ini falsafah ini sudah mulai banyak ditinggalkan terutama masyarakat yang tinggal di perkotaan dimana rasa kepedulian terhadap sesama sudah mulai memudar. Sikap individualis begitu terasa terutama untuk lingkungan perumahan elite / cluster kebanyakan mempunya sikap cuek dan acuh tak acuh, mungkin dengan tetangga jarang bertegur sapa padahal rumahnya berdekatan / bersebelahan. Kurangnya sosialisasi dan rutinitas kerja sehari-hari membuat orang mementingkan diri sendiri dan mengabaikan kepentingan individu-individu yang lain. Namun saya yakin tidak semuanya yang tingal diperumahan eli

Teknik Tata Cara Kerja Untuk Mendapatkan Sistem Kerja Terbaik

Image
Teknik dan tata cara kerja sangat menentukan berhasil atau tidaknya suatu perusahaan. Teknik tata cara kerja (Sutalaksana,1979;6) adalah suatu ilmu yang terdiri dari teknik-teknik dan prinsip-prinsip untuk mendapatkan rancangan (design) terbaik dari sistem kerja. Teknik-teknik dan prinsip-prinsip ini digunakan untuk mengatur komponen-komponen sistem kerja yang terdiri dari manusia dengan sifat dan kemampuan-kemampuannya, bahan, perlengkapan dan peralatan kerja, serta lingkungan kerja sedemikian rupa sehingga dicapai tingkat efisiensi dan produktifitas yang tinggi yang diukur dengan waktu yang dihabiskan, tenaga yang dipakai serta akibat-akibat psikologis dan sosiologis yang ditimbulkan. Yang dicari dari teknik-teknik dan prinsip-prinsip dari sistem kerja yang terbaik yaitu yang memiliki efisiensi dan produktifitas yang tinggi. Sistem kerja itu sendiri  tertdiri dari 4 komponen yaitu manusia, bahan, perlengkapan, dan peralatan, seperti mesin dan perkakas pembantu, lingkungan kerja

Peribahasa Nandur Pari Tukule Suket Teki

Image
Selamat datang di Blog saya para sahabat semua, setelah sekian lama vakum kali ini saya akan mengulas sedikit tentang arti dan makna dari peribahasa "Nandur Pari Tukule Suket Teki". Bagi orang Jawa mungkin peribahasa ini sudah tidak asing lagi terdengar meski belum semua tahu arti peribahasa ini, Mungkin bagi para Fans Didi Kempot "The Godfather of Broken Heart" di seluruh tanah air yang menamakan dirinya Sobat Ambyar, Kempoters, Sad Boys maupun Sad Girls mungkin tidak asing dengan istilah ini karena dijadikan salah satu judul lagu “ Suket Teki”. Lagu ini sangat terkenal dan sering dinyanyikan di setiap konser almarhum Didi Kempot ….” Tak tandur pari jebul tukule malah suket teki" ini merupakan cuplikan dari lirik lagu yang berjudul Suket Teki. Nandur dalam bahasa jawa berarti menanam, pari dalam bahasa jawa berarti padi, tukul memiliki arti tumbuh dan suket teki artinya rumput teki. Rumput Teki adalah sejenis tanaman gulma (tanaman pengganggu) yang

Gibran Rakabumi Saktia Abimanyu

Image
Hari Sabtu 20 Juli 2013, jam 03.30 WIB, berat 3.7 kg, panjang 50 cm, telah lahir putra ke-2 ku ke dunia ini untuk menjadi pelengkap teman hidup kami. Doa Ayah dan Bunda teruntai untukmu, semoga engkau menjadi anak yang sholeh, pandai, patuh, taat dan berbakti kepada kedua orang tua, berguna bagi saudara, tetangga, teman, masyarakat, nusa bangsa dan agama. Semoga dengan hadirmu akan membawa berkah dan kebahagiaan bagi keluarga ini. Selamat datang malaikat kecilku, selamat datang jagoanku, selamat datang calon tokoh dunia, doa ayah dan bunda selalu terlantun untukmu. Kebahagiaan keluarga ini serasa lengkap dengan hadirmu, kini sudah ada dua malaikat kecilku, anak sulungku Galuh Kayla Mahya Arimbi dan sekarang anak bungsuku lahir laki-laki yang kami beri nama Gibran Rakabumi Saktia Abimanyu. Sebagai tanda cinta, kami berikan sebuah nama untukmu Gibran Rakabumi Saktia Abimanyu. Semoga dengan nama itu kamu dapat menjadi kebanggaan bagi kami. Gibran Rakabumi Sakti

Kejugrugan Gunung Menyan

Pernahkan anda mendengar peribahasa kejugrugan gunung menyan? Bagi yang berasal dari jawa tentunya pernah dengar. Secara harfiah kejugrugan berasal dari kata “jugrug” yang dalam bahasa Indonesia berari “runtuh” sedangkan “menyan” mengandung arti “dupa”. Kejugrugan gunung menyan mengandung arti “nemu kabegjan kang gedhe” ( Mendapat keberuntungan yang besar). Didalam bahasa Indonesia kejugrugan gunung menyan mempunyai persamaan arti dengan pepatah kejatuhan durian runtuh yang sama-sama mengandung arti menerima keberuntungan yang besar. Mungkin selama ini kita mengharapkan sesuatu yang mungkin mustahil bagi kita untuk mendapatkannya karena keterbatasan kita, tetapi bisa jadi apa yang kita harapkan bisa kita capai atau kita dapat dengan tiba-tiba. Alangkah bahagianya perasaan kita ketika yang selama ini kita impikan menjadi sebuah kenyataan. Hidup ini memang penuh dengan misteri, segala sesuatu yang tidak mungkin kita dapat bisa saja kita dapatkan dengan tanpa sengaja, seperti mi

PENGELOLAAN WAKTU UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS

Image
Didunia usaha waktu adalah sangat berharga, bahkan sampai ada pepatah “time is money” atau dalam bahasa Indonesia waktu adalah uang. Barang siapa bisa mengelola waktu secara baik akan menghasilkan sesuatu yang baik pula. Salah dalam pengelolaan waktu tentu akan membuat para pengusaha atau pelaku bisnis akan mengalami kerugian atau kehilangan peluang. Apalagi dalam perusahaan manufaktur dimana setiap detiknya dihitung untuk dapat menghasikan suatu barang. Terkadang perusahaan membuat peraturan yang berbeda tentang waktu kerja, biasanya yang sering menjadi perdebatan adalah antara waktu kerja dan ibadah, sebagian perusahaan bahkan tidak membenarkan karyawan melakukan ibadah / sholat pada jam kerja karena akan mengurangi produktivitas tetapi ada juga perusahaan yang malah mengharuskan karyawannya untuk melakukan ibadah meski akan mengurangi waktu kerja karyawan. Ibadah dan Kerja ini adalah tema yang bagus dan menarik. Mengapa? Karena tema ini ingin mempertemukan dua hal yang seolah-ola

Ancik-ancik Pucuking Eri

Image
Selamat datang di Blog saya saudara-saudaraku, setelah sebulan vakum kali ini saya akan menulis sedikit tentang peribahasa jawa yaitu Ancik-ancik Pucuking Eri, semoga tulisan ini kita semakin bisa untuk lebih memaknai hidup, sehingga hidup semakin bermakna. Ancik-ancik pucuking eri adalah sebuah peribahasa jawa yang secara harfiah berarti bertumpu / berdiri di ujung duri. Secara lebih luas pepatah ini ingin menyatakan keadaan yang begitu gawat, kritis, dan nyaris tidak tertolong lagi. Bisa dibayangkan bagaimana seandainya kita berdiri / bertumpu pada ujung duri, tentu saja sakit yang tak terbayangkan. Mungkin diantara kita pernah merasakan keadaan yang digambarkan dalam peribahasa ini, dimana kita mendapatkan ujian yang luar biasa dari Tuhan. Hal seperti itu dapat juga dicontohkan dengan keadaan seseorang yang menerima sebuah surat pemberitahuan bahwa sebentar lagi rumahnya akan digusur. Entah dalam waktu dekat atau jauh, orang tersebut tentu sudah merasakan kekhawatirannya. Ke

''Semut di seberang lautan tampak, Gajah di pelupuk mata tak tampak,''

Image
Di negeri ini banyak sekali pepatah-pepatah bijak yang dapat kita jadikan pelajaran dalam kita meniti kehidupan. Pada kesempatan ini saya akan mengurai sedikit trntang peribahasa Indonesia ''Semut di seberang lautan tampak, gajah di pelupuk mata tak tampak,''. Semut adalah binatang kecil sebangsa serangga yang hidup berkoloni sedangkan gajah adalah binatang besar yang mempunyai belali panjang. Peribahasa ''Semut di seberang lautan tampak, gajah di pelupuk mata tak tampak,'' mengandung arti bahwa kesalahan diri sendiri tidak terlihat, kesalahan orang lain terlihat. Terkadang orang hanya suka mengkritik, mencemooh dan menjelek-jelekan orang lain tanpa berkaca kepada dirinya sendiri, seolah olah dirinyalah yang sempurna, suci dan merasa tidak pernah punya salah. Semut yang notabene hanya binatang kecil dilihat dari seberang lautan saja jelas keliatan ini mengandung arti kesalahan orang sekecil apapun dapat dilihat sedangkan gajah binatang yang badanya sa

Anak Polah Bapa Kepradah

Image
Banyak peribahasa dalam bahasa jawa yang dapat kita ambil untuk kita jadikan pelajaran. Untuk kali ini saya akan membahas peribahasa jawa yaitu "Anak polah bapa kepradah". Anak polah bapa kepradah mengandung arti bahwa apapun yang dilakukan si anak, pasti imbasnya tetap ke orang tua yang akan menanggung, hal itu terlepas dari perbuatan baik atau perbuatan buruk. Biasanya peribahasa ini dipakai untuk konotasi yang negatif tentang perilaku si anak, entah dia bandel, suka menipu, suka mengambil milik orang lain, dan masih banyak lagi contoh negatif yang dapat kita ambil dari lingkungan sekitar kita. Apapun perbuatan buruk si anak akan berimbas ke orangtuanya meskipun dari si orang tua tidak pernah mengajarkan ke anak-anaknya untuk melakukan tindakan yang salah dan keliru yang menyimpang dari aturan atau norma yang berlaku dimasyarakat. Sebagai contoh ada anak yang suka mengambil milik orang lain sedang tertangkap basah mengambil uang milik tetangga sebelahnya. Setelah tertangk

Kridha Lumahing Asta

Image
Krida Lumahing Asta merupakan pepatah dalam bahasa jawa, secara harfiah kridha berarti bekerja, lumahing berarti menengadahkan, asta berarti tangan. Jadi secara harfiah kridha lumahing asta berarti bekerja dengan menengadahkan tangan, atau dengan kata lain adalah mengemis. Kalau didaerah kota besar pengemis biasa kita jumpai di setiap lampu merah, di pintu masuk Mall-mall besar, dan di depan masjid-masjid. Pengemis disebagian kota besar menjadi sumber masalah terutama untuk keindahan kota. Serba sulit memang untik mengatasi masalah ini, satu sisi mereka adalah manusia yang memang pantas di kasihani, dan disatu sisi mereka mengganggu ketertiban dan keindahan kota. Yang menjadi pertanyaan sekarang adalah apakah benar mereka itu kekurangan? karna sekarang pengemis sudah merupakan dari profesi seseorang untuk mencari nafkah. Apakah penghasilan pengemis kurang dari UMR? mungkin jawaban dari sebagian besar orang adalah kurang dari UMR, tetapi perkiraan sebagian orang itu mungkin salah.

Maju Tatu Mundur Ajur

Pernahkan anda dihadapkan dengan masalah yang sangat sulit? Saya yakin pasti sudah pernah, baik itu masalah pribadi, keluarga ataupun masalah pekerjaan. Dimana kita sangat sulit utuk memutuskan atau memilih alternatif penyelesaian masalah yang kedua-duanya sangat berat untuk dipilih. Kalau dalam peribahasa jawa dapat di istilahkan "Maju Tatu Mundur Ajur" yang secara harfiah mengandung arti maju terluka dan mundurpun juga hancur. Ibarat memakan buah simalakama, dihadapkan dengan masalah yang sangat sulit untuk di pecahkan, ibarat kita mau terus maju pasti terluka dan apabila kita mundurpun kita pasti hancur. Pilihan yang kedua-duanya sangat pahit akan tetapi mau tidak mau kita harus memilihnya salah satu. Peribahasa "Maju Tatu Mundur Ajur" kalau dalam bahasa indonesia mempunyai persamaan dengan Maju kena mundurpun kena. Contoh dalam peribahasa ini dapat kita ibaratkan dalam dunia peperangan dimana satu pasukan telah terkepung oleh lawannya di medan perang. Pasukan y

Sudah Pantaskah Anda Menjadi Seorang Pemimpin?

Image
Apakah anda pernah mengalami kejayaan? Dalam bisnis mungkin, atau pernah menduduki posisi penting di pemerintahan, perusahaan atau organisasi. Tidak mudah memang mempertahankan kejayaan, kekuasaan atau posisi yang kita dapatkan, sekali kita terjatuh sangat sulit untuk kita bangkit kembali. Semakin tinggi pangkat dan kedudukan seseorang maka semakin berat beban yang di hadapi orang tersebut. Kegagalan sebuah organisasi, pemerintahan ataupun perusahaan sangat di tentukan oleh para pemimpinnya sebab seorang pemimpin adalah orang yang menentukan arah dan kebijakan instansi yang di pimpinnya. Pemimpin itu harus kaya ide, semangat tinggi untuk mewujudkan idenya itu, sabar, ikhlas, suka berkorban dan tentu saja memiliki pengetahuan yang cukup tentang seluk beluk komunitas yang dipimpinnya. Kegagalan kepemimpinan banyak di tentukan dari beberapa faktor diantaranya: 1. GILA KEKUASAAN Yang suka akan “pujian dan sanjungan” dan bukan hasil dari usaha. Kondisi ini akan memunculkan orang2 “ABS

10 Penyebab Kehancuran Bisnis

Image
Berikut 10 Penyebab Kehancuran Bisnis” yang ditulis oleh Bapak RH. Wiwoho yang juga terkenal sebagai “mbah”-nya NLP di Indonesia. Di dalam buku tersebut dijelaskan bahwa ada sepuluh sebab mengapa sebuah bisnis gagal (angka dalam kurung di peroleh dari riset John Murphy ), yakni: Tidak memiliki perencanaan bisnis yang baik (78%) Terlalu optimistis pada sales dan dana yang diperlukan (73%) Tidak mengenali atau mengabaikan kelemahan-kelemahannya dan tidak berusaha mencari bantuan (70%) Lemah dalam keterampilan dan pemahaman manajemen arus kas (82%) Tidak memiliki pengalaman bisnis yang cukup atau bisnisnya tidak relevan dengan pengalaman berbisnis sebelumnya (63%) Tidak punya kebijakan harga dengan baik (77%) Tidak berusaha memahami atau bahkan mengabaikan kompetitornya (55%) Merekrut karyawan yang tidak tepat (56%) Tidak mempromosikan bisnisnya dengan baik (64%) Tidak melakukan pemosisian perusahaannya dengan baik (71%)

Poso Sapi

Image
Pernahkah anda mendengar Poso Sapi? mungkin orang yang berasal dari jawa pasti tahu istilah ini. Istilah ini saya denger pas saya kecil dulu di daerah saya tinggal. Poso sapi kepanjangan dari bar mangan di usapi (habis makan di lap / dibersihkan), ungkapan ini biasanya di ucapkan bagi orang yang jarang berpuasa, ngakunya berpuasa tapi dia makan secara sembunyi-sembunyi habis itu di bibirnya dibersihkan / di lap dengan tangan atau tissue biar kelihatan kering seperti orang yang berpuasa (bar mangan diusapi) . Saya yakin anda dulu pernah seperti ini kan? hayo ngaku he,he,,,. Poso sapi biasanya dilakukan oleh anak-anak bahkan tak jarang dilakukan oleh orang dewasa. Biasanya orang melakukan itu karena malu dengan temen, tetangga, pacar bahkan mertua malu kalau ketahuan tidak berpuasa, habis makan dilap bibinya biar kering biar kelihatan seperti orang yang berpuasa beneran. Poso sapi hanyalah istilah bagi masyarakat yang ditujukan untuk orang yang berpura-pura puasa. Poso sapi ju

STMJ

Image
Pernahkah anda mendengar istilah STMJ? tentunya pernah ini kan cukup populer. Hampir kebanyakan masyarakat di Indonesia pernah merasakan STMJ (Susu Telur Madu Jahe), Minuman yang menyehatkan juga menyegarkan tubuh, minuman satu ini sangat diminati oleh banyak orang. Jamu resep paling sederhana dan paling banyak dibutuhkan merupakan campuran dari Susu (membuat sehat), Telur (Vitamin+Protein), Madu (Pengganti sel rusak/ Vitalitas) dan Jahe (kehangatan Tubuh). STMJ baik diminum bagi mereka yang berkondisi sehat /kurang energi agar tetap terjaga/stabil kondisi tubuhnya. STMJ dalam istilah lain juga dapat di artikan Sholat Tekun Maksiat Jalan. Banyak orang yang menjalankan sholat tetapi semua itu tidak di cerminkan dengan perbuatannya sehari-hari, dalam kesehariannya meskipun ia sholat ia juga tidak bisa meninggalkan perbuatan maksiat. Dalam istilah lain siang tobat, malamnya kumat, sering dugem, minum-minuman keras, main perempuan. Terkadang sholat hanya dijadikan kedok biar kelihat

Maharban Ya Ramadhan

Image
Maharban Ya Ramadhan adalah kata yang sering kita dengar menjelang datangnya puasa, mungkin kita cukup familiar dengan kata tersebut meski ada sebagian orang belum tahu arti yang sesungguhnya. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata “marhaban” diartikan sebagai “kata seru untuk menyambut atau menghormati tamu (yang berarti selamat datang).” berarti marhaban ya ramadhan berarti selamat datang hari ramadhan. Hikmah dari bulan Ramadhan ini bermacam-macam ada yang benar-benar mencari pahala dan ridho dari Allah SWT ada juga yang hanya memanfaatkan moment Ramadhan hanya untuk mengais keuntungan materi semata. Seminggu bahkan sebulan sebelum puasa di stasiun-stasiun TV sudah terdengar gaungnya baik lewat iklan, sinetron, talk show dan lain-lain. Stasiun TV berlomba-lomba menayangkan sinetron, drama, komedi yang berhubungan dengan Ramadhan, bukan hanya di media Televisi, di radio, koran, majalah bahkan di panflet di jalan-jalan. Lewat moment Ramadhan ini mereka dapat meraup keuntungan mate

Minak Jinggo (Miring Penak Jengking monggo)

Image
Pernahkah anda mendengar kata Minak Jinggo? Kalau belum berarti kebangetan he,he,,. Dalam istilah wayang Minak Jinggo adalah Raja dari kerajaan Blambangan yaitu sebelah selatan Banyuwangi atau yang lebih dikenal dengan Alas Purwo. Bagi para perokok mungkin sudah tidak asing lagi dengan istilah Minak Jinggo, karena Minak Jinggo merupakan brand rokokproduksi dari PT. Nojorono Indonesia. Namun sekarang ini orang lebih familiar dengan istilah minak jinggo yang dikonotasikan negatif yaitu dibuat kepanjangan MIring peNAK JengkING mongGO. Bagi sebagian orang istilah miring penak jengking monggo (miring enak nungging silahkan) di konotasikan negatif dan sebagian orang hanya dibuat untuk selengekan semata. Namun bagi saya istilah miring penak jengking monggo dapat saya artikan bahwasanya kita bebas berbuat apa saja asalkan kita enjoy. Namun kebebasan tersebut bukan berarti kita harus melanggar norma atau aturan yang telah ada. Mungkin dalam bekerja kita ada proses alur kerja yang harus kita lak

Kerot Tanpa Untu

Image
Kerot tanpa untu adalah peribahasa dalam bahasa jawa yang mempunyai arti punya kemauan banyak tapi tidak punya kekuatan. Dalam hal ini yang dimaksdud adalah seseorang yang mempunyai kemauan yang banyak tetapi ia tidak mempunyai kekuatan / modal untuk mewujudkan kemauanya tersebut. Ia hanya terlena dan terbuai dengan mimpi-mimpi yang indah yang sangat sulit untuk diwujudkan. Di jaman yang semakin susah ini banyak orang yang menghalalkan segala cara untuk memenuhi hasaratnya tersebut, ada yang nekat mencui, merampok, korupsi bahwan ada yang sampai nekat menjual diri. Semua ia lakukan demi untuk memenuhi hasrat dan ambisinya, ia ingin hidup mewah, kecukupan dan apa yang ia inginkan dapat terwujud. Kemajuan jaman telah membuat moral manusia tergradasi, hingga orang sudah tidak memperdulikan etika, moral dan etika dimatanya sudah tidak laku lagi. Untuk itu sudah sewajarnya kita dalam menginginkan sesuatu kita sesuaikan dengan kemampuan kita. Bermimpi boleh, berkhayal juga boleh asal hanya s